Puisi ini ditulis oleh Bung Karno, mengungkapkan rasa haru dan bangganya ketika memandang langit persawahan, deburan ombak, keagungan pegunungan dan keindahan budaya negeri tempat darahnya ditumpahkan, Indonesia. Puisi "Aku melihat Indonesia" terdengar di taman Desa Panji, Kecamatan Sukasada, rangkaian DPC PDI Perjuangan Buleleng menggelar
'Bung karno" Aku Melihat Indonesia. Jika aku berdiri di pantai Ngliyep Aku mendengar Lautan Hindia bergelora membanting di pantai Ngliyep itu Aku mendengar lagu, sajak Indonesia Jikalau aku melihat sawah-sawah menguning-menghijau Aku tidak lagi melihat batang-batang padi yang menguning menghijau Aku melihat Indonesia Jikalau aku melihat gunung-gunung Gunung Merapi, Gunung Semeru, Gunung
Puisi ciptaan Bung Karno yang dibacakan Megawati dalam acara pembukaan kongres itu berjudul "Aku Melihat Indonesia" berisi kata-kata yang menunjukkan kesatuan dan kemerdekaan. Puisi ini menunjukkan bahwa Bung Karno menangis saat membaca Indonesia yang menjadi kesatuan dan kemerdekaan, dan menunjukkan bahwa Bung Karno tidak lagi melihat Indonesia yang menjadi kesatuan dan kemerdekaan.
. wqh3o02t8z.pages.dev/9wqh3o02t8z.pages.dev/451wqh3o02t8z.pages.dev/50wqh3o02t8z.pages.dev/411wqh3o02t8z.pages.dev/476wqh3o02t8z.pages.dev/172wqh3o02t8z.pages.dev/217wqh3o02t8z.pages.dev/112
puisi bung karno aku melihat indonesia